Senin, 04 Juni 2012

MEREKA SEBUT TEMAN

Disini ku duduk diam
Mencoba berhenti sejenak dari perjalanan
Tak berhenti peluhku menetes basahi sampul diriku
Pernahkah kau menoleh ke samping
Ada manusia yang melakukan segala demi dirimu

Wahai temanku
Mengapa kau begitu sombong

Berlari terus kedepan tanpa mau menggandeng tanganku ?
Apa dianatara kita tak pernah ada apa-apa ?
Atau semuanya memang bukan apa-apa begimu ?

Duduklah sejenak kawan
Dan coba tundukan kepalamu sejenak
Agar kau bisa melihat aku yang selalu menopang kakimu  


By : Ilham Prasetyo

BOLA MERAH MATAHARI


Sang surya mulai telanjangi bumi
Tampak seonggok daging lembek terkulai lemas
Seribu nyawa terseok-seok bersatu padu
Demi setitik cahaya
Dan dengan sedikit sentuhan sang telunjuk
Maka lahirlah bola merah matahari



By : Ilham Prasetyo

Rabu, 23 Mei 2012

MATERI LANJUTAN



MATERI LANJUTAN NAVIGASI DARAT DAN SURVIVAL

Kamis , 17 Mei 2012
Hari ini kami akan melakukan kegiatan materi lanjutan navigasi darat. Awalnya aku pikir kegiatan ini tidak jadi dilaksanakan mengingat persiapan yang setengah-setengah dan kurangnya anggota muda yang ikut kegiatan. Ternyata aku salah, kegiatan tetap berjalan dengan 9 anggota muda, dan 1 anggota biasa, 5 Cakra Nava dan 4 Stalagtit. Janjinya pukul 08.00 wib sudah kumpul di sanggar dan packing tapi kami molor waktu, baru pukul 10.00 wib sampai di sanggar, kami pun packing dengan terburu-buru. Sampai akhirnya pukul 16.34 kami slesai packing dan melakukan pelepasan. Pukul 16.49-17.00 Wib kami menunggu angkot, gak ada angkot yang kosong, akhirnya ada mobil pick up sewa yang lewat, dan kami naik pick up, baru 5 menit di jalan, salah seoarang di antara kami merasa kehilangan, Ayu Masria kehilangan mitelanya, kami pun membantunya mencari mitela yang hilang, sampai kami menelpon abang-abang yang ada di sanggar untuk melihat kembali tempat kami menunggu angkot sebelumnya. Beruntungnya mitelanya dapat, kami sangat berterima kasi kepada bang les. Perjalanan pun di lanjutkan kembali, pukul 18.07-18.32 Wib kami sampai di padang bulan, hujan turun lumayan deras, kami kesulitan mendapatkan bus. Tak berapa lama kemudian hujan reda dan kami juga mendapatkan bus, kami semua duduk di atas bus kecuali Ayu Masria. Di atas bus kami bertemu dengan anak punk , kami meminjam gitar nya dan bernyanyi-nyanyi, pukul 18.32-19.41 Wib kami tiba di simpang bukum.
Pukul 20.18-20.44 Wib kami menuju sarang kulit, kami menggunakan angkot, tetapi angkotnya tidak mengantar sampai ke desa sarang kulitnya, sehingga kami harus berjalan. Jalan setapak turunan yang kami lewati cukup panjang, baru kali itu aku melewati turunan yang panjang, hampir saja terjatuh saat belari karena tidak mampu menghentikan kakikku. Pukul 21.25 Wib kami tiba di jambur sarang kulit. Suasananya berbeda, masa’ di jambur ada yang tidur sambil nonton dvd, rasanya aneh. Pukul 22.24-23.28 Wib kami masak dan makan malam, pukul 00.19 Wib kami selesai makan kemudian pukul 00.27-00.59 Wib di lanjutkan dengan briefing, hari ini kami molor waktu sangat lama, sehingga banyak kegiatan yang lari dari jadwal. Sepertinya displin waktu perlu di tingkatkan. Pukul 00.59-05.00 Wib kami istirahat malam, hari pertama yang kami lalui cukup melelahkan, kami harus cukup istirahat karena besok-besok masih banyak perjalanan yang akan dilalui.

Jumat, 18 Mei 2012
Pukul 05.15-06.51 Wib kami sudah bangun, terutama team konsumsi, aku juga terlibat di dalamnya walaupun aku bukan team konsumsi, kami masak sarapan, lalu makan bersama. Pukul 06.51-08.15 Wib kami packing dan bersiap-siap untuk melakukan perjalanan sesuai yang di jadwalkan, sebelumnya kami pamit kepada perangkat dasa yang ada di desa itu. Pukul 08.15-09.48 Wib kami jalan menuju Ketaruman. Karena kami memulai perjalanan dari sarang kulit aku merasa ada sedikit perbedaan jalur, tapi setelah setengah jalan aku teringat saat diksar lalu, seperti nostalgia, kegiatan diksar gak akan pernah terlupakan. Pukul 09.48-11.24 Wib kami beristirahat di pinggir sungai, lalu kami berjalan mencari tempat yang landai untuk makan siang. Pukul 13.31 Wib kami sampai di puncak Ketaruman, kami pun melakukan resection. Langkah pertama yang dilakukan sebelum melakukan resection ialah orientasi peta, analisis peta dan mencari titik ektrim. Pada saat melakukan resection kelompok aku yaitu bang ade, bang oki membuat kesalahan pada saat peletakan titik tengah kompas sehingga kami dapat hukuman, tapi tidak apa-apa namanya juga belajar, karena kena hukuman aku jadi ingat sampai sekarang langkah apa saja yang harus dilakukan  pada saat resection. Ada titik ekstrim yang berbeda saat di tembak an dengan peta, yaitu cingkam, mungkin karena peta yang kami gunakan peta tahun 90-an.
            Pukul 15.23-17.15 Wib kami bersiap menuju 1103, sepanjang jalan di gigit pacet, menggelikan dan menjijikan. Pukul 18.00-19.39 Wib kami tiba di 1103 kemudian masak dan makan malam. Pukul 20.45 Wib kami beres-beres barang, cerita santai dan membahas materi navigasi darat. Kami saling bertukar ilmu. Kami bingung membaca peta, lalu bang umar memberi kami agenda peta. Kami mempelajarinya dan menyimpan agenda tersebut. Pukul 21.00-2211 Wib kami briefing dan menganalisi medan. Pukul 22.11-05.00 Wib kami istirahat malam.

Sabtu, 19 Mei 21012
Sepeti biasa bangun pagi. Pukul 05.30-08.39 Wib kami sudah bangun, masak, dan sarapan. Kemudian pukul 09.45-10.23 Wib kami packing, karena kami akan berpindah tempat, pukul 10.23-11.10 Wib kami menuju geotermal, 1103 ke geotermal 210derajat. Kompas kami kunci dan kami mulai jalan. Setelah berjalan beberapa jam kami berhenti, pukul 12.17-13.01 Wib istirahat makan siang. Setiap pemberhentian istirahat kami selalu menganalisis medan, mencocok kan dengan gps dn penentuan kordinat secara manual. Dari tempat kami beristirahat hanya butuh waktu beberapa menit untuk tiba di geotermal, pukul  13.20 Wib kami sampai di geotermal. Setelah membuat tenda dan menyusun barang-barang. Pukul 14.06-17.55 Wib kami melakukan materi survival yaitu membuat shalter. Aku, bang oki dan sinta ayu mencari bahan untuk pondasi shalter, kami mengambil bambu. Sementara bang irfan dan bang ade pergi ke bukum untuk membeli beras, karena kata team konsumsi beras kurang. Kami terus mencari bambu, membelahnya dan mulai membuat rangka, setelah jadi, ternyata shlater yang kami buat terlalu tinggi, sehingga menghabiskan banyak daun untuk atap. Kami belajar cara membuat atap yang aman dengan cara seperti membuat tikar.
Pukul 18.49-20.07 Wib kami masak makan malam. Hal yang paling menyenangkan ialah saat memasak, kita bisa bercerita santai sambil membahas apa yang sudah di lakukakn seharian ini, pukul 21.16-22.00 Wib briefing. Pada saat briefing , masalah molor waktu masih menjadi kendala terlaksananya kegiatan dengan teatur, banyak kegiatan yang tidak sempat dilakukakn seperti teknik pembuatan api yang seharunya di lakukan setelah membuat shalter. Pukul 22.0-05.00 Wib istirah malam, kegiatan hari ini melelahkan sekali.

Minggu, 20 Mei 2012
            Pukul 05.00-07.09 Wib, kami sudah bangun , masak dan sarapan seperti biasa. Tetapi pukul 07.09-07.31 Wib kami baru selesai sarapannya. Kegiatan hari ini materi survival yaitu mencari makanan dan membuat api. Pukul 08.42-10.13 Wib kami di suruh mengumpulkan makanan yang bisa di makan. Kami mengambilmpalem, bambu muda dan pakis, kami juga mengambil air yang ada di dalam bambu. Setelah itu pukul 10.13-11.03 Wib kami langsung melanjutkan teknik membuat api, yang di ajar oleh bang sori, aku bertanya banyak hal tetntang pembuatan api, karena menurutku teknik pembuatan api sangat sulit, sampai-sampai hal kesabaran bisa menjadi hal yang paling penting saat pembuatan api.
            Pukul 11.03-13.00 Wib kami masak untuk makan siang, mengingat hari ini hari terakhir jadi kami mengabiskan seluruh konsumsi yang ada. Pukul 14.13-15.26 Wib kami jalan menuju bukum. Sesampainya di bukum kami tidak menemukan angkot atau mobil yang bisa membaw kami sampai di bandar baru. Jadinya kami berjalan kembali menuju simpang 3. Pukul 17.01-17.25 Wib kami sampai di simpang 3 , kemudian naik angkot menuju bandar baru. Selang beberapa menit bus yang menuju medan pun lewat pukul 19.24-20.18 Wib kami berada di bus menuju medan.
            Begitu banyak pelajaran yang di peroleh dari kegiatan ini. Walau apa yang di rencanakan tidak sesuai dengan di lapangan, alhamdulilah semuanya berjalan dengan lancar. 4 hari kegiatan yang bermanfaat, semoga saja bisa aku terapkan nantinya.  

DANAU LINTING








Minggu, 15 Mei 2012

   Danau Linting - kata orang-orang danaunya warna hijau tosca. Aku penasaran, pengen banget kesana. Sampai akhirnya, teman aku Fitri ngajak kesana dalam acara perayaan ulang tahun kak Ida. Minggu, 15 Mei 2012 pukul 09.00 wib kami janji untuk pergi kesana, ngumpulnya di kos Fitri ampera V. Jam menunjukan pukul 10.00 wib , tapi aku belum ke kos Fitri, karena aku masih harus menunggu bang Dyaz, akhirnya abang itu datang. Pukul 10.30 wib kami berangkat. Kami berangkat dengan 6 motor atau bisa di bilang 12 orang, karena kami berpasang-pasangan. Kami jalan melalui avros-johor-deli tua-patumbak. Pukul 13.00 wib , kami sampai di rumah bang Hendrik, kami mempersiapkan makanan dan alat panggangan yang akan di bawa ke danau.

   Pukul 14.00 wib kami sampai di danau Linting. Suasananya sangat rame, mungkin karena weekend. Kami langsung mencari tempat untuk duduk dan menikmati pemandangan danau. Kemudian kami membuat bara api untuk memanggang ayam yang kami bawa. Pukul 16.40 wib kami selesai manggang dan makan bersama. Pemandangan danau sangat indah , aku sampai mengelilingi danau 2 kali. Disana aku bertemu bang Jefri, abang satu angkatan aku di Mapala UMSU. Hari mulai gelap, cuaca emndung dan gerimis, kami memutuskan untuk pulang. Namun Ari dan bang Hendrik masih berenang di danau, jadi kami menunggu mereka sambil berteduh di bawah pohon. Pukul 17.00 wib kami pulang kerumah bang Hendrik, mengembalikan peralatan manggang dan pamit pulang ke Medan. Pukul 18.02 wib kami gerak pulang ke Medan. Saat di perjalanan gerimis berubah menjadi hujan yang sangat lebat. Pukul 18.19 wib kami berteduh, lalu ada penduduk setempat memeberi tahu agar kami melanjutkan perjalanan karena takut jembatan roboh, kami pun melanjutkan perjalanan. Pukul 18.57 wib kami berhenti lagi, karena ban motornya Ari kempes. Ari dan bang Baim mencari bengkel terdekat, sementara kami menunggu di sebuah warung sambil mengisi bensin dan beristirahat. 

   Pukul 20.19 wib kami sampai di Medan dan berpisah di tengah jalan. Aku singgah kerumah bang Dyaz, karena bang Dyaz basah, jadi dia mandi dulu, setelah itu mengantar aku pulang kerumah. Pukul 21.17 wib aku sampai dirumah. Perjalanan yang jauh, tapi menyenangkan, aku sangat senang sekali. Teringat saat ka Devi berceloteh, teringat saat foto bersama, teringat saat keliling danau, teringat saat hujan-hujanan. Hari yang indah, ingin rasanya mengulang kembali.



Selasa, 15 Mei 2012

FOREST PRESERVE !!





Forest Role in Life

There is the function of the forest. For us, the forest playing importance function, such as; (1) Preventative of Erosions, by using its root and bar. The trailing soil by rainwater can be block and the happening of erosion can be avoided. (2) Preventative of Floods.
There are so many floods all over the state. There are as the consequence pf the cutting down of the trees in the forest without following the right rules. There are no roots and bars of the treesto suck and bock the water. That is why we have to preserve the forest, so as the result we will not find erosion and floods anymore.
The second thing is the organism that live in the forest. Animal that lives in the forest such as birds,lion,tiger,wolf,monkey,bear,etc. While the flora that lives in the forest such as pine,rubber,wishing,and there is raflesia arnoldi. In addition,you have to know,that sometimes there is forest with one crop type only.
In order to take care of the continuty of thr forest and the organism in it, we have to do so many efforts,among it are as follows
1.      Do not cut away the forest promiscuously
2.      Do not hunting any animal and plant in forest
3.      Do not burn the forest promiscuously
4.      Conduction replanting activity of destroyed and denudes forest
If we have done all of the suggested above,i belive in me,the forest continuty and the organism in it wiil be looked after and will not be totally disappeared. The people or officials that managing,taking care of,and preserving the forest continuty are the minister of forestry,forest range,and etc. While the institutions that managing,taking careof,and preserving the forest continuty are the forest are the forestry departement,inhutani and others.
Forest is playing an important role in our life. Therefor let us us to gether in managing and preserving the forest in order to avoid the forest and the organism in it totally disappeared. Because if the forest denuded and the entire organism in it totally disappeard,it means all of the animal population,organism will be vanishing as well as the erosion and floods.

CERITA SELAMA PENDIDIKAN DASAR MAPALA UMSU



Sabtu, 4 Feb 2012
Hari ini adalah hari persiapan pergi ke lapangan untuk melakukan Pendidikan Dasar, sebelum menjadi anggota Mapala UMSU. Kami berangkat dari kampus sekitar pukul 10.00 wib dan tiba sekitar pukul 11.00 wib, lalu kami melanjutkan perjalanan melalui pinggiran jalan menuju desa Penen. Baru kali ini jalan sampai sejauh ini, dengan menghabiskan waktu perjalanan 7jam, dari pukul 11.00 sampai 17.00 wib. Ketika sampai di desa Penen kami melakukan rafling , rafling kali ini merupakan pengaplikasian dari materi rock climbing dan latihan yang kami lakukan di wall. Awalnya aku sempat takut melihat curam yang dalam yang akan kami turuni, tapi setelah dilakukan perasaan takut itu hilang. Sesampainya di bawah kami ketemu mulut gua. Sekitar pukul 18.00 wib, kami di suruh beristirahat dan membangun bivak, membuat bivak tak semudah yang aku kira, harus ada teknik-tekniknya, dari sini juga kami mendapatkan ilmu. Sekitar pukul 19.30 wib kami makan malam dengan menu indomie dan sarden. Baru kali ini aku merasakan tidur di alam terbuka, rasanya aneh tapi menyenangkan. Begitu banyak ilmu yang aku peroleh hanya dari waktu beberapa jam tadi. Ilmu konservasi, interaksi penduduk, kebersamaan dan menentukan arah.

Minggu, 5 Feb 2012
Pelatih berteriak “Juragan” , lalu kami menjawab “Mapala UMSU”. Setiap kali aku menjawab kalimat “Mapala UMSU” rasanya energiku bertambah. Kami diwajiblan bangun pukul 05.00 wib, lalu kami di instruksikan untuk merapikan bivak dan sarapan sampai pukul 08.30 wib. Kemudian pukul 09.00 wib kami mengaplikasikan materi caving, di goa Laminda, sebelah mulut goa tempat kami beristirahat semalam. Kami melakukan pemetaan goa. Goanya begitu dalam kira-kiraratusan meter kedalam. Baru kali ini aku masuk kedalam goa, aku berjalan kesana kemari melihat dalam goa, rasanya begitu menakjubkan.
Perjalanan kami masih jauh, kami terus berjalan dan sering berhenti, sampai kemudian tiba-tiba hujan turun, kami tetap terus berjalan, akhrinya pukul 17.00 wib kami sampai di Negeri Suah. Kami diberi waktu sampai pukul 19.30 wib untuk beristiraht dan memasak makan malam, kemudian kami di instruksi untuk makan bersama di satu tempat. Aku merasakan kebersamaan dan kekeluargaan.
Selama dua hari ini kami di tuntut untuk menjaga etika, inisiatif dan kekluargaan. Ini baru haru kedua, masih ada hari-hari berikunya. Aku berharap aku dan teman-teman lainya masih tetap sehat dan mampu melewati Pendidikan Dasar ini sampai hari terakhir.

Senin, 6 Feb 2012
Kami bangun kesiangan, segalanya jadi berantakan, kami di buru waktu, sampai akhirnya pelatih datang kami belum selesai mem-packing barang-barang, tidak ada toleransi kami pun diberi hukuman. Hari ini kami akan melanjutkan pengaplikasian materi rock climbing. Kami memanjat memanjat tebing yang berada tidak jauh dari Negeri Suah itu, tepatnya aku tidak tahu. Sekitar pukul 10.00 wib kami memulai pemanjatannya.
Setelah selesai rock climbing, kami beristirahat sejenak kemudian melanjutkan pengaplikasian materi arung jeram. Kami di ajari bagaimana berenang jeram, awalnya takut tapi setelah dilalui ternyata tidak terlalu menakutkan. Kami melakukan berenang jeram kira-kira sekitar pukul13.30 sampai 16.00 wib. Lumayan melelahkan, pada saat berenang jeram kami banyak melakukan kesalahan, karena itu merupakan kali pertamnya kami melakukan hal itu. Hari ini tidak ada perjalanan tapi kegiatan yang kami lakukan seharian cukup sangat menguras tenaga.

Selasa, 7 Feb 2012
Seperti biasa, bagun pagi pukul 05.00 wib kemudian berolahraga. Hari ini kami melanjutkan perjalanan dan pengaplikasian materi navigasi. Perjalanan pun dimulai pukul 08.10 wib. Kami menyebrang sungai yaitu dengan menyebrang basah menuju Ketaruman, arus sungainya begitu deras, beberapa di antara kami hanyut dan di rescue.
Perjalanan pun dilanjutkan dengan terus melihat peta dan kompas. Medan yang kami laui terjal dan curam. Ternyata menentukan arah itu cukup rumit, salah jalan bisa tersesat, apalagi kalau sampai tidak punya peta dan kmopas. Sekitar pukul 17.00 wib kami sampai di puncak Ketaruman, pemandangannya begitu indah, kami bisa melihat desa-desa yang kami lalui, tapi sayangnya sesampainya disana kami malah diberi hukuman, pelatih mengungkit-ungkit masalah menyebrang basah di sungai tadi, tapi tidak apa-apa karena kami memang salah. Lalu kami turun untuk mencari tempat beristirahat.
Semoga perjalanan besok tidak begitu sulit, jadi kami bisa berjalan cepat dan tidak kena hukuman.

Rabu, 8 Feb 2012
Hari ini kami lebih sigap. Sekitar pukul 08.00 wib kami apel pagi dan melanjutkan perjalanan ke koordinat 1103, kami tiba disana pukul 11.30 wib kemudian kami berjalan dan beristirahat di dekat sungai pukul 12.15 wib. Setelah itu kami disuruh untuk mengeluarkan semua logistik karena kami akan melakukan pengaplikasian materi survival. Sekitar pukul 17.00 wib kami sampai di tempat yang dituju, disitu kami disuruh untuk mencari makanan - masak dan membangun shalter. Kami hanya menemukan tumbuhan palem dan bambu muda. Suasana didalam hutan seperti orang primitif dan kekurangan makanan membuatku sedih. Pukul 20.00 wib kami makan malam dan tidak lama setelah itu dansis datang, kami curhat dan diberi nasihat lalu tidur.

Kamis, 9 Feb 2012
Hari keenam Pendidikan Dasar Mapala UMSU. Kami bangun pukul 10.00 wib. Ternyata kami tidak dibanguni dan tidak berolahraga, itu berarti tidak ada perjalanan, kami akan berada di tempat itu untuk beberapa hari. Badanku terasa lemas, mungkin karena hanya makan sedikit.
We will survive !!
Baru kali ini merasakan hal seperti ini, perasaan bercampur aduk ; capek, bosan tapi harus tetap bertahan, karena kami bukanlah orang yang mudah patah semangat, walau sampai sebulan lagi pun dalam kondisi survival seperti ini kami akan tetap bertahan.
Pukul 13.00 wib kami sudah harus selesai masak makan siang tetapi kami baru menyelesaikannya pukul 14.00 wib. Untuk menghidupkan apinya saja butuh waktu apalagi mencari makanan dan tempat untuk memasaknya. Jadinya kami telat sejam. Pukul 16.00 wib, kami membuat trap dan membuat air. Sedikit susah karena aku tidak mengerti cara membuat trap, sampai akhirnya pelatih datang dan menanyakan cara kerja trapnya saja. Kami diberi waktu sampai pukul 20.00 wib untuk benarin shalter kami yang di anggap kurang  safety oleh pelatih, mengambil air menggunakan kondom,memasak dan makan malam. Rasanya waktu yang diberikan tidak cukup, kami pun bergegas melaksanakannya. Pada saat benarin shalter, tanganku ketancep duri yang besar, spontan aku menangis dan kesal. Hari yang menyebalkan, aku benci keadaan tertekan dan penuh emosi seperti ini, ingin cepat-cepat pulang.

Jumat, 10 Feb 2012
Pagi pukul 05.30 wib, kami bangun lalu berolahraga, kemudian kami sarapan. Pukul 09.00 wib kami packing, hari ini kami melanjutkan pengaplikasian survival, kemarin itu merupakn survival statis, kali ini kami akan melakukan survival dinamis. Kami berjalan diantara kebun-kebun warga, kami mengambil buah-buahan dan tumbuhan lainnya yang bisa dimakan, kami mengambil daun singkok, pakis, dan batang pisang yang muda. Kami terus berjalan sampai desa terdekat, kemudian kami berhenti isoma di jambur desa tersebut. Bahan-bahan yang kami dapatkan selama perjalanan tadi menjadi menu makan siang kami. Kami mencampu semuanya dan memasaknya. Kami makan dengan lahap, karena kami semua sangat kelaparan. Setelah itu, kami melakukan pengaplikasian materi Sosial Pedesaan, yaitu mendata desa dan berinteraksi dengan warga. Pada saat berinteraksi dengan warga kami di beri beras dan buah duku oleh warga, alhamdulilah bisa jadi makanan nanti malamnya. Waktu menunjukan pukul 17.00 wib, kami dikumpulkan untuk beristirahat dan membangun bivak. Tiba-tiba hujan turun deras, kami kehujanan, kami mengigil, aku menangis. Derasnya hujan memperlambat kami membuat bivak. Aku tidak dapat berbuat apa-apa, tanganku yang terkena duri itu bengkak, tidak bisa di gerakin, aku terus menangis, lalu kami memutuskan untuk beristirahat sebentar di bawah matras, menggu hujan reda, kemudian melanjutkan membuat bivaknya lagi. Aku merasa kejadian malam ini hal yang paling terberat yang kami lalui selama bebrapa hari ini.

Sabtu, 11 Feb 2012
Hari kedelapan Pendidikan Dasar Mapala UMSU. Sesuai instruksi seperti setiap harinya, bangun pagi, berolahraga, packing, sarapan pagi dan bersiap-siap melanjutkan perjalanan berikutnya. Kami selesai lebih awal, pelatih tidak kunjung datang, kami terus menunggu sambil berjemur mengeringkan baju yang kami pakai selama tujuh hari tanpa berganti di badan itu. Baru kali ini pelatih lama sekali datangnya tidak sesuai dengan waktu yang biasa, setelah setengah jam menunggu pelatih tiba, dan kami melanjutkan perjalanan kembali.
Sepertinya jalan yang kami tempuh sangat jauh, kami terus berjalan – istirahat sejenak, berjalan lagi, jalan dan terus berjalan sampai aku merasakan sakit di kakiku, baru hari ini aku merasakan kakiku sakit saat berjalan, aku berjalan sambil menangis diantara hujan yang turun, tak ada yang tahu, tapi aku yakin semua teman-teman juga merasakan apa yang aku rasa. 
Ingin menyerah tapi aku malu untuk menyerah.
Hari mulai malam, kami beristirahat. Mendirikan bivak di hujan yang deras. Kemudian tidur dengan baju yang basah.

Minggu, 12 Feb 2012
Aku sudah tidak tahu lagi kami berada dimana, waktu berjalan sangat lambat, setiap harinya kami melakukan kegiatan dan perjalanan. Aku sudah tidak mencatat lagi kegiatan yang kami lakukan hari itu, badanku remuk redam, aku mulai kelelahan, tidak tahu sampai kapan ini semua berakhir. Sampai pada suatu malam, saat kami beristirahat, kami di bangun kan dengan paksa, terburu-buru packing barang dan berlari-lari menuju suatu tempat. Aku mulai menyadari bahwa kami berada di Sibolangit. Sepertinya ini malam terakhir kami, terlihat banyak senior, dilakukannya upacara dan ternyata benar, malam itu adalah malam pelantikan kami.

9 orang Anggota Muda MAPALA UMSU angkatan XVIII dengan nama angkatan 
" CAKRA NAVA"
  • Sutriadi
  • Shinta Ayu
  • Rina Mariati
  • Chintia Dewi Sukri
  • Ayu Masria
  • Wahyu Handoko
  • Jepriansyah
  • Sri Wulandari
  • Abdul Rahim Harahap










PENTINGNYA BELAJAR BAHASA INGGRIS


Buat apa sih belajar bahasa inggris ?

Penguasaan terhadap bahasa asing meskipun cuma pasif merupakan salah satu nilai tambahan bagi seseorang dalam meniti karirnya di bidang apa saja dalam kehidupan ini. Ada banyak bahasa asing yang sangat diminati dan pemasarannya tinggi dewasa ini, seperti bahasa Inggris, Mandarin, Jerman, Perancis, Spanyol, Jepang dan lainnya. Tetapi harus diakui, bahwa bahasa Ingggrislah yang masih menjadi primadona. Hal ini dikarenakan beberapa alasan.

Yang pertama, bahwa negara-negara yang maju di dunia ini seperti Amerika Serikat, Britania Raya (Inggris), Australia, Selandia Baru, Kanada dan lainnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama mereka. Sebagai negara maju tentunya jika kita berinteraksi dengan mereka maka kita perlu menguasai bahasa mereka. Agak mustahil kalau mereka yang harus mempelajari bahasa kita, karena dalam hal ini kita yang memerlukan kita. Kita membutuhkan mereka dikarenakan teknologi, keuangan, ekonomi, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya dan semuanya itu media komunikasinya adalah menggunakan bahasa Inggris.

Yang kedua, sebagian besar ilmu pengetahuan di dunia ini ditulis dalam bahasa Inggris. Baik itu buku-buku tentang teknologi, ilmu pengetahuan, matematika, fisika, kimia, biologi, sastra, teknik, arsip-arsip penelitian, dan milyaran naskah lainnya hampir semua ditulis dalam bahasa Inggris. Karena peradaban manusia yang berbahasa Inggris lah yang lebih dulu maju dan banyak melakukan penelitian di seantero bumi ini dan hasil-hasil penelitian dan penyelidikan mereka itu baik tentang bawah laut, kandungan bumi dan sampai ke luar angkasa semuanya ditulis dalam bahasa Inggris. Sehingga jika kita mau mendapatkannya, mempelajarinya, dan memahaminya, maka kita harus menguasai medianya, yaitu bahasa Inggris.

Yang ketiga, internet sebagai perpustakaan tanpa batas atau sebagai hutan belantaran virtual yang maha luas atau sebagai samudera ilmu tak bertepi ditulis dalam bahasa inggris. Memang ada beberapa yang menggunakan bahasa lain, tetapi bahasa utamanya adalah bahasa Inggris dan mayoritas ilmu pengetahuan yang ada di internet di upload dengan menggunakan bahasa Inggris. Selain itu juga, sistem operasi dan program untuk mengakses internet hampir semuanya ditulis dalam bahasa Inggris, sehingga mustahil kita dapat menggunakannya secara mulus jika tidak menguasai bahasa Inggris. Dengan kemampuan berbahasa Inggris, maka orang-orang terpelajar dan siapapun akan mudah mencari ilmu di internet atau hanya sekedar melakukan surfing saja atau bahkan melakukan bisnisonline via internet yang dewasa ini banyak membuat orang jadi kaya mendadak.

Sedangkan yang keempat, bahasa Inggris adalah bahasa yang kaidah-kaidahnya sudah sangat bak dibandingkan bahasa-bahasa lainnya di dunia ini, baik dalam kosa kata, dalam tata bahasa maupun dalam tingkatan bahasanya. Sangat sedikit kita jumpai hal-hal yang meragukan sehingga menimbulkan salah penafsiran dan hal ini membuatnya sangat mudah untuk dipelajari. Misalnya saja jika dalam bahasa Inggris kita menyebut she atau he, maka kita akan langsung tahu bahwa she itu adalah wanita dan he adalah laki-laki. Tidak demikian halnya dalam bahasa Indonesia, jika kita mengatakan dia, maka masih tidak diketahui apakah dia itu berkelamin perempuan ataupun binatang atau buaya darat yang disebut laki-laki. Belum lagi jika kita bicara tentang tenses, yang dalam bahasa Inggris kita langsung mengetahui apakah suatu peristiwa itu sudah berlangsung, sedang berlangsung ataupun akan terjadi. Sementara dalam bahasa Indonesia dan kebanyakan bahasa lainnya di dunia itu hampir tidak ada perbedaan untuk menentukan bentuk waktu dan penggunaan kata-kata untuk masa sekarang, masa lampau dan masa yang akan datang.

Bagi orang yang sudah menguasai bahasa Inggris, maka pintu ilmu dan pintu sukses terbuka lebar baginya. Misalnya saja sebagai guru bahasa Inggris, gur les privat bahasa Inggris, pengacara, pengusaha lintas negara dan benua, ahli di berbagai bidang dan mempresentasikan ilmu di berbagai belahan dunia, ahli seminar lintas benua, memposting ilmu dan penemuan di internet, melakukan bisnis online di internet, perjalanan keliling dunia, ahli pidato dan presentasi lintas benua, sebagai penerjemah, sebagai interpreter, dan jutaan peluang hidup dan peluang bisnis lainnya.

Hal ini salah satu pemicu sukesnya negara-negara yang dulunya miskin dan terbelakang tetapi karena rakyatnya pandai berbahasa Inggris atau minimal sebagian besar rakyatnya menguasai bahasa Inggris, seperti India, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Thailand, dan Philipina. Kehebatan negara-negara itu terlihat jelas di mata dunia internasional. Ini semua di karenakan faktor-faktor keamanan dan kemudahan berinventasi serta dukungan infra-struktur serta perundang-undangan yang jelas, maka faktor rakyatnya sangat pintar dan salh satu kunci kesuksesan mereka itu adalah penguasaan bahasa Inggris.

Kemampuan berbahasa Inggris itu harus dipelajari secara terus-menerus sejak dini. Demikian juga bagi generasi muda kita, kemampuan ini sangat penting dipelajari. Memang banyak sudah orang tua anak-anak yang sadar dan mengikutkan anaknya les bahasa Inggris sejak dari taman kanak-kanak.

Belajarlah selagi muda dan masih banyak kesempatan, karena waktu hidup itu tidak bisa berjalan mundur. Ketika sudah selesai sekolah maka kita tinggal menggunakan ilmu yang telah kita pelajari itu dan setiap hari kita hanya tinggal menambahnya. Khusus mata pelajaran bahasa Inggris, kita sering tidak mau mempelajarinya karena tidak paham betapa pentingnya bahasa Inggris itu bagi kita. Selain itu juga, belum juga belajar kita seudah merasa sulit dan tidak bisa.